Aku berusaha
menjaga semua yg mudah hancur, prasaanku hatiku. aku selalu menolak kebahagiaan
dari sebuah harapan, sesuatu yang belum pasti sesuatu yg mudah kapan saja
meninggikan ku lalu menghempaskan ku tanpa ampun. Aku pernah berada di posisi
itu dan berjanji takan berada di tempat yang sama sekarang esok bahkan
seterusnya. Aku tlah berulang kali hancur berulang kali bangkit dan
berulang-ulang kali berada didlm kebodohan yang sama.
Aku tak ingin
mengatai diriku bodoh, aku terlalu pintar untuk terjatuh dikesalahan yang sama,
aku hanya berusaha .. lebih baik. tak tau harus memulainya dari mana, aku hanya
melihat jauh didalam dirimu, aku ingin tau kesungguhan mu aku ingin langkah
baru ini tak salah. Tapi aku mulai kalah tiap kali menolak harapan indah mu,
ada sesuatu yang menarik ku jauh lebih dalam, didalam arah yang tak pasti tapi
aku menikmatinya.
Semakin kesini aku
semakin masuk dalam harapan indah mu, aku semakin takut tak menemui jalan
pulang jalan kembali ke seutuhnya diriku karna disini aku bersamamu mengikuti
tiap langkah mu, langkah kita. Aku ga pernah tau apa kau
pernah berfikiran sama seperti ku, seandainya langkah kita terhenti? Seandainya
kita tak bisa melangkah sebagai kita? Seandainya arah kita harus berbeda
seandainya kita tak lagi selangkah ..
Pengandaian itu
terhenti sampai aku berada di posisi jika pengandaian itu benar menjadi
kenyataan. Ternyata bukan langkah mana yg harus ku ambil tanpa mu tapi aku
hanya terpaku pd tempat dimana ku terhenti. Apa aku mampu meneruskan langkah ku
tanpa mu? Aku tlah terbiasa mengalunkan kaki ini bersamamu. Bagaimana bisa aku
meneruskan semua nya sendiri di balik bayang sebelumnya.
seketika aku
membayangkan posisi itu. Akan banyak yg hilang dari diriku, pesan singkat yang
sering kali meramaikan handphone ku, sosok yang sering duduk berdua dengan ku,
segala nya akan berubah jadi kesunyian, dan akan semakin mencengkam ketika aku
membayangkan tawamu candaan yang seringkali mengundang ku tuk melakukan hal
yang sama, kau tau? obrolan masa depan yang sering kita bicarakan? :) aku
senang mendengarnya aku bahagia tiap kali membuka topik pembicaraan itu :’)
meski dalam hati ku terus mengabaikan
nya yaa hanya karna aku takut semua itu hanya ucapan belaka hanya hiburan hanya
permainan ucapan, aku terlalu takut untuk kecewa :( dan masih banyak hal
yang tak bisa satu persatu ku uraikan dengan kata-kata.
tanpa sosokmu
takan ada yang aku tunggu, takan ada alasan yg slama ini mengartikan diriku,
takan ada kata kita untuk mewujudkan mimpi bersama. Kau tau? kau tlah membaur
didlm hidup ku di dlm hari-hariku, aku tlah terbiasa bersamamu dan aku tak
ingin kebiasaan ini berganti tepatnya aku ga ingin kehilangan kamu dihidupku
juga hatiku:) hmm bagaimana aku dihidup mu? Bagaimana aku didalam hatimu?
Hanya aku kah? Seperti apa kau mengartikan diriku? Aku ingin tau~
Boleh kah aku
bicara seandainya? Seandainya aku tak pernah mengerti apa itu kecewa, apa itu
rasa sakit seandainya cinta bukan memilih antara disakiti atau menyakiti
se
v
komentar
BalasHapusmasak iya pak komentar di isi komentar
Hapussebuah arti .........
BalasHapusarti dari .........
Hapus